Banyaknya bisnis over-the-top content (OTT) atau penyedia konten asi..." /> Bisnis OTT Asing Jangan Seenaknya - PROXSIS IT

News

Published on January 15th, 2016 | by rezwinda

0

Bisnis OTT Asing Jangan Seenaknya

Banyaknya bisnis over-the-top content (OTT) atau penyedia konten asing yang menghujani internet Indonesia perlu diwaspadai maksud dan tujuannya. Bukan tidak mungkin, kehadiran mereka bisa mengancam kedaulatan Indonesia.

Para penyedia konten asal luar negeri yang mengambil keuntungan di Indonesia sudah sepatutnya untuk mematuhi perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dalam peraturan yang berlaku, penyelenggara sistem elektronik wajib untuk mendaftarkan usahanya sebagai badan usaha.

Selain kewajiban untuk mendaftarkan perusahaanya menjadi badan usaha tetap. Para pemain asing juga diharapkan untuk membangun server di Indonesia sesuai dengan UU ITE nomor 11 tahun 2008.

“Karena server-nya enggak di Indonesia, maka mereka (OTT asing) merasa tidak ada kewajiban untuk membayar pajak maksimal untuk negara,” cetus Pratama D Persadha, pegiat keamanan Internet Indonesia, Kamis (14/1/2015).

Dia juga menyayangkan OTT asing bisa melenggang bebas tanpa harus keluar duit dan repot-repot bangun jaringan di tiap negara. OTT asing ini pun tidak dikenai pajak penghasilan karena tidak beroperasi di sini.

Selain masalah pembagian penghasilan, Pratama juga menyentil soal konten yang terdapat di dalam situs asing. Beliau mengambil contoh hadirnya Netflix yang sudah beroperasi awal tahun ini.

Menurutnya, pemerintah harus turut campur dalam proses filtering konten agar tidak melenceng dari norma-norma yang berlaku di sini. “Verifikasi konten itu wajib hukumnya, namun kenyataannya tidak ada aparat birokrasi pemerintahan yang bisa mendapatkan akses terhadap sistem dan konten dari Netflix,” sesal Pratama.

Sumber berita: techno.okezone.com
Sumber foto: vpnanswers.com

Tags: , , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑