Kemenhan Indonesia Kena Hack, RI Darurat Cyber : Apa Dampaknya?

Ditulis oleh :

rexy

Kemenhan Indonesia Kena Hack, RI Darurat Cyber : Apa Dampaknya?

Di Indonesia tidak asing lagi dengan aksi peretasan yang dilakukan oleh hacker, tidak terkecuali pembobolan pada akun resmi milik pemerintah. Seperti kejadian yang menimpa Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia. 

Melihat banyaknya kejadian peretasan yang terjadi di dunia digital telah membuktikan lemahnya pertahanan siber, seperti yang pernah disampaikan Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persadha. Pratama Persadha dalam salah satu pemberitaan mengaku pertahanan siber Indonesia mudah ditemukan kelemahannya oleh hacker, sehingga pembobolan sistem lembaga pemerintah Indonesia bisa terjadi dan sering diperdengarkan di dalam laporan berita. 

Lalu bagaimana dampaknya kepada pemerintah dan masyarakat pada umumnya ? Dalam artikel ini akan kita bahas satu persatu dampak atau imbas yang didapat dari adanya kejadian dimana menimpa Kemenhan Indonesia setelah terkena hack. 

 

Benarkah Indonesia Darurat Cyber ?

Dugaan peretasan dan penjualan data sensitif milik pemerintah atau lembaga di Indonesia sering kita temui pada pemberitaan. Hal ini bisa terjadi karena pertahanan siber sangat lemah dan menjadi jalan mulus hacker dalam melangsungkan aksinya. 

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persadha dalam sebuah pemberitaan menggambarkan sistem yang lemah dikarenakan banyak faktor, selain dari pada para hacker yang lincah dalam menjalankan aksinya terdapat ketidaksadaran bahaya yang bisa diterima website oleh para admin pemerintah. 

Kecanggihan sistem yang dipakai oleh para hacker disarankan menjadi pijakan untuk pemerintah dalam memperkuat sistem keamanan pemerintah dengan mencari atau mengasah Sumber Daya Manusia (SDM). Penggunaan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence juga mesti menjadi perhatian yang utama untuk dikembangkan. 

 

Baca juga : Mengenal Jenis Keamanan Data (Data Security): Apa yang Perlu Anda Ketahui?

 

Kenapa Situs Pemerintah Mudah Diretas ?

  • Minim Kesadaran SDM
    Teknologi hadir untuk membantu dan memudahkan aktivitas manusia. Namun, apa jadinya jika Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri yang kurang sadar akan pentingnya kehadirannya walaupun teknologi sudah mendukung berbagai proses di pemerintahan. Karena bagaimanapun teknologi dan manusia menjadi satu kesatuan yang saling mendukung, jika salah satunya goyah maka hacker akan mudah masuk untuk merusak sistem dan mencuri data supaya bisa disalahgunakan.

    Untuk situs pemerintah, tanggung jawab keamanan menjadi tanggung jawab admin, staf maupun atasannya. Semuanya harus saling bekerja sama, bisa saja ketika menggunakan komputer milik pemerintah tanpa sengaja mengunduh aplikasi yang mengandung malware sehingga keamanan website menjadi terancam akibat ulah para hacker.

  • Minim Tes Keamanan
    Membangun keamanan website memerlukan tes keamanan, sehingga melalui hal itu bisa menilai sejauh mana kuatnya sistem keamanan website. Tes dilakukan agar mengetahui celah atau kelemahan dari website sehingga akan terus ada perbaikan kedepannya, yang menjadikan keamanan website menjadi jauh lebih baik lagi.
  • Kurang Maintenance
    Website selalu membutuhkan maintenance meski telah digunakan. Perbaikan untuk setiap celah keamanan harus rutin dilakukan. Hal ini jika dilupakan atau jarang dilakukan peretas akan jauh lebih mudah membobol sistem pertahanan dan menyisipkan malware. Jika malware sudah terpasang, maka sudah menjadi hal yang mudah untuk hacker melakukan pencurian informasi penting hingga melakukan web defacement.

 

Cyber Security Maturity Assessment

 

Kemenhan Indonesia Kena Hack, Apa Dampaknya ?

  • Aktivitas Pemerintah di Situs Menjadi Terhenti
    Situs yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat ketika terjadi hack akan menjadi terhenti. Akibatnya, kegiatan masyarakat yang seharusnya dilakukan dengan cepat menjadi terhenti dan banyak pekerjaan yang tertunda.
  • Penanaman Iklan yang Tidak Relevan
    Hacker saat melakukan hack memasukkan kepentingan, tidak jarang hacker memasukkan iklan bahkan situs pemerintah dijadikan wadah mempromosikan judi online tahun 2021, sehingga meresahkan masyarakat.
  • Kepercayaan Publik Dipertanyakan
    Situs pemerintah sering dijadikan sasaran empuk oleh para hacker karena memiliki keamanan data yang lemah. Akibatnya, masyarakat menjadi takut untuk memasukkan data pribadinya ke akun milik pemerintah. Masyarakat mengkhawatirkan data pribadinya tersebar untuk disalahgunakan dan diperjualbelikan.
  • Kebocoran Data untuk Disalahgunakan
    Sebagai situs pemerintah tentu menyimpan data masyarakat yang bisa saja dapat digunakan untuk hal yang tidak bertanggung jawab. Semisal saja, sebuah perusahaan ingin melihat dimana pihaknya bisa mencari calon konsumen yang cocok dengan produknya, maka ia bisa saja membeli data tersebut ke hacker yang sudah atau akan melakukan hack ke situs pemerintah. Akibatnya, iklan-iklan bisa masuk ke smartphone masyarakat yang sesuai dengan kriteria perusahaan yang sudah membeli data pada hacker.
  • Bahan Evaluasi untuk Mencari Celah
    Dampak situs Kemenhan yang terkena hack bisa menjadi hal positif, karena melalui situs yang dihack pemerintah bisa melakukan investigasi secara lebih mendalam mengenai celah di sistem yang dimanfaatkan perentas. Pemerintah bisa lebih leluasa menggunakan data security yang dirasa cocok dengan sistem akun milik pemerintah.
  • Peningkatan Layanan
    Situs Kemenhan yang dihack dapat menjadi pijakan untuk lebih bersikap bijak kedepannya. Meskipun tidak ada 100 persen sistem yang bisa berjalan dengan sempurna, namun hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk pemerintah berleha-leha karena layanan kepada masyarakat melalui situs pemerintah harus diperhitungkan.

 

Baca juga : IT Audit yang Efektif: Panduan Langkah demi Langkah untuk Mengikuti Persyaratan POJK/PBI

 

Tantangan Menjaga Keamanan Data di Situs Pemerintah

  • Staf yang Gagap Digital
    Masalah keamanan data menjadi tanggung jawab admin, staf dan atasan. Namun, apa jadinya jika staf di pemerintahan gagap akan teknologi. Hal ini akan menuai dampak negatif dari sisi keamanan data.

    Solusi: SDM di pemerintahan harus banyak dipekerjakan yang pandai dengan teknologi. Hal ini akan mendukung keamanan data untuk tidak di hack oleh hacker. Kepahaman dengan keamanan, akan menjadikan pengelolaan situs menjadi terstruktur dan efektif. 

  • Admin yang Lengah
    Saat bergaul dengan teknologi digital berarti admin harus mempunyai sikap kehati-hatian yang ekstra terhadap serangan siber. Karena bagaimanapun data adalah sesuatu yang sangat berharga dan bisa dijadikan kejahatan saat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Solusi: Pemimpin di situs pemerintahan harus bertindak tegas dan memprioritaskan pengamanan siber. Sehingga, semua pegawai di instansi akan bertindak sesuai instruksi pimpinan untuk menjaga sistem keamanan. Misalnya saja dengan tidak menempelkan password wifi sembarangan di tembok, tidak menempel username password dan membatasi akses untuk orang yang tidak berkepentingan. 

  • Tidak Memperhatikan Adanya Kelemahan pada Sistem
    Pemilik sistem terkadang tidak memperhatikan keamanan dan merasa aktivitas pengaksesan berjalan dengan baik dan benar. Namun, nyatanya hal itu tidak sesuai dengan anggapan. Semisalnya saja situs kementerian pertahanan diduga telah diretas dan sejumlah datanya telah dijual.

    Solusi: Perhatian terhadap kelemahan sistem harus menjadi prioritas dengan melakukan banyak hal yang bisa mengecek kelemahan sistem itu sendiri. 

 

Strategi Menjaga Keamanan Data di Website Pemerintah

  • Pelatihan dan Pembekalan untuk Operator Website Pemerintah
  • Penerimaan Karyawan Pemerintah Sesuai Dengan Latar Pendidikan Berbasis Teknologi
  • Mengunci atau Memperkuat Wifi Agar Tidak Berpotensi Terjadinya Perusakan dan Penyerangan Data oleh Hacker
  • Meningkatkan Kesadaran Kepada Operator untuk Tidak Lalai Dalam Pekerjaannya
  • Memperkuat Komputer dengan Data Security dan Mempekerjakan Orang yang Tepat
  • Menggunakan sistem standar keamanan atau ISO dengan baik dan benar
  • Penambahan sensor cyber threads intelligent untuk mendeteksi malware maupun paket berbahaya yang bisa saja menyerang sistem.
  • Melakukan investigasi terhadap celah keamanan yang dimanfaatkan peretas

 

Baca juga : Keamanan Data Pribadi dan ISO 27701, Begini Syarat dan Implementasinya

 

Peretasan situs milik pemerintahan memang sering menjadi buah bibir masyarakat karena kerap di bobol oleh peretas. Tidak jarang peretas mengakui aksinya di media sosial dan menuai berbagai tanggapan dari para netizen. Akibatnya kepercayaan publik terhadap situs milik pemerintah dipertanyakan keamanannya. 

Jika memandang perusahaan-perusahaan besar, hacker juga pernah menjadikan seperti Microsoft, Yahoo ataupun Linkedin menjadi salah satu korbannya dalam melancarkan aksi dan menyinggung keamanan data. Lalu jika berbicara ke situs pemerintah, apa yang seharusnya dilakukannya jika belajar dari kasus-kasus yang sudah menimpa perusahaan besar. Bagaimana semestinya kebijakan pemerintah untuk melindungi data pemerintah bahkan masyarakat yang semestinya menjadi prioritas ? 

 

Cyber Security Maturity Assessment

Jamin keamanan data Anda dengan mengikuti pelatihan Cyber Security kami sekarang! Tingkatkan keahlian Anda dan lindungi informasi berharga dari ancaman online.

 

 

Referensi

 

5/5 - (1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya

Integrasi manajemen risiko dengan ISO 27001:2022

Mengintegrasikan Manajemen Risiko ke dalam ISO 27001:2022

Roadmap Menuju Implementasi ISO/IEC 27001:2022 yang Efektif

Roadmap Menuju Implementasi ISO/IEC 27001:2022 yang Efektif

Panduan Lengkap ISO/IEC 27001:2022 - Pengembangan Sistem Manajemen Keamanan Informasi

Panduan Lengkap ISO/IEC 27001:2022 – Pengembangan Sistem Manajemen Keamanan Informasi

Perbandingan GDPR dengan CCPA: Kesamaan dan Perbedaan

Perbandingan GDPR dengan CCPA: Kesamaan dan Perbedaan

Tantangan dan Peluang Penerapan GDPR di Indonesia

Tantangan dan Peluang Penerapan GDPR di Indonesia

Mengenal GDPR: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Prinsip, dan Contohnya

Mengenal GDPR: Pengertian, Manfaat, Tujuan, Prinsip, dan Contohnya

Hubungi Kami

Contact Us

Roni Sulistyo Sutrisno

Andrianto Moeljono

Erma Rosalina

Andriyanto Suharmei

Ajeng Diana Dewi Mursyidi

Membership

    Pendaftaran Komunitas

    Contact Us