Memahami Definisi dan Tugas Konsultan Perencanaan

Ditulis oleh :

Ari Wibawa Syahputra

Konsultan Perencanaan

Membangun sebuah infrastruktur tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Izin perencanaan saja bisa sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam, apalagi ada aturan yang ketat dari pemerintah terkait pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, seorang konsultan perencanaan diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat berfungsi dengan optimal. Seorang konsultan konstruksi memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan. Jadi bagaimana peran konsultan perencanaan dalam pembangunan? Simak penjelasan berikut ini:

Apa Itu Konsultan Perencanaan?

Konsultan perencana adalah pihak yang ditunjuk oleh pemilik proyek untuk menjalankan pekerjaan sebagai perencana proyek bangunan. Pada saat membuat proyek pembangunan, maka sangat penting terlebih dahulu untuk berkonsultasi bersama konsultan perencanaan.

Hal ini dilakukan untuk merencanakan pembangunan sebuah proyek yang sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar dan cocok dengan anggaran biaya yang dimiliki. Anda harus memilih jasa konsultan perencana yang sudah tangan dan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Tujuannya agar proyek yang Anda rencanakan benar-benar pas dan sesuai dengan keinginan.

Ringkasnya, konsultan perencanaan bisa didefinisikan sebagai perencana proyek bangunan. Pihak pemilik proyek akan meminta perencanaan pembangunan kepada konsultan perencana baik itu meliputi desain bangunan, luas bangunan, bahan yang digunakan untuk bangunan, kontraktor bangunan, dan masih banyak lagi lainnya.

Jenis Konsultan Perencanaan

Ada beberapa jenis konsultan perencana yang akan bekerja secara maksimal dalam perencanaan proyek pembangunan yaitu:

  1. Bidang arsitektur.
  2. Bidang Struktur.
  3. Bidang mekanikal elektrikal.
  4. Bidang estimasi/estimator.

Semua jenis konsultan perencanaan itu berfungsi sesuai tugas masing-masing. Anda bisa menggunakan semua jasa dari konsultan tersebut atau juga hanya memilih konsultan perencana yang dibutuhkan saja.

Fungsi Konsultan Perencanaan

Dalam bekerja, konsultan perencanaan memiliki tugas utama membantu pemilik proyek untuk merencanakan segala hal yang berkaitan dengan pembangunan.

Selain itu, konsultan perencanaan mempunyai beberapa fungsi khusus yang perlu Anda ketahui. Berikut fungsinya :

  1. Merancang Rencana Kerja

Konsultan perencanaan bertugas membuat rencana kerja lengkap beserta syarat-syaratnya. Rencana kerja ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi pelaksana proyek sebagai pedoman pekerjaan di lapangan.

  1. Membuat Rencana Anggaran Biaya

Menyusun anggaran biaya juga menjadi tugas dari konsultan perencanaan. Konsultan harus menyusun perkiraan biaya yang akan digunakan seinci mungkin. Hal ini memudahkan pemilik proyek untuk menyiapkan dana yang akan dipakai.

  1. Mengadakan Penyesuaian Lingkungan

Pembangunan suatu proyek harus menyesuaikan kondisi tanah dan lingkungan di sekitarnya. Konsultan perencanaan memastikan semua sesuai dengan ketentuan. Konsultan harus bisa memastikan bahwa bangunan yang sudah jadi nanti sesuai dengan keadaan lokasi dan sistem pengairan maupun pembuangan sampahnya tidak mengganggu lingkungan di sekitar.

  1. Menyesuaikan dengan Keinginan Pemilik

Setiap pemilik proyek pasti memiliki permintaan tersendiri terkait desain atau apapun yang berhubungan dengan bangunan. konsultan harus memahami dengan baik keinginan itu, memberikan saran, dan mewujudkan keinginan pemilik menjadi suatu bangunan yang indah.

  1. Mempertanggungjawabkan Desain Bangunan

Konsultan perencanaan harus menyusun desain bangunan dan mempertanggungjawabkannya pada pemiliknya. Konsultan akan membuat desain bangunan dan mereka menjelaskan segala macam hal terkait desain tersebut. Jika ternyata pemilik bangunan kurang cocok dengan desainnya, maka konsultan perencanaan bisa melakukan revisi desain yang sesuai dengan keinginan pemilik proyek.

Baca Juga :

Pendidikan dan Pelatihan Konsultan Perencanaan

 

Pertama sekali konsultan perencanaan harus memiliki gelar sarjana. Mereka yang berkecimpung dalam pekerjaan ini harus memiliki gelar sarjana di bidang grafis, mode, arsitektur, lanskap atau desain interior.

Selain latar belakang pendidikan, konsultan perencanaan juga harus mengikuti pelatihan menjadi konsultan. Berbagai sertifikasi dan asosiasi tersedia untuk konsultan perencanaan.

Misalnya, sertifikasi dari IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) untuk kategori Desain Arsitektur atau mendapatkan sertifikasi dalam perangkat lunak desain grafis tertentu. Di beberapa negara, mereka yang bekerja di bidang desain interior harus memiliki lisensi khusus.

Gaji Konsultan Perencanaan

Gaji tahunan rata-rata konsultan perencanaan sangat bervariasi tergantung bidang tempat mereka bekerja. Fresh Graduate Arsitek misalnya bisa mendapatkan gaji di atas UMR (sekitar 3 sd 5 juta untuk tahun 2019) dan akan terus meningkat seiring perkembangan pengalaman, lama bekerja dan jumlah sertifikasi yang dimiliki.

Sementara Konsultan perencanaan juga bisa mengambil pekerjaan freelance atau paruh waktu yang biasanya akan dibayar per proyek atau per desain yang mereka tangani. Mereka yang mengambil pekerjaan freelance akan mengambil keuntungan penuh dari sebuah proyek.

Contohnya untuk arsitek berhak mendapatkan fee sekitar 5% – 7% dari total nilai proyek yang dikerjakan. Misalnya untuk membangun rumah dengan budget 500 juta, maka konsultan arsitek bisa mendapat fee sebesar 25 juta untuk pekerjaan desain, koordinasi dan supervisi. Jumlah itu juga tergantung kesepakatan dan kontrak yang dibuat sebelumnya dengan klien.

Demikianlah penjelasan tentang konsultan perencanaan. Pada intinya konsultan perencanaan adalah bagian penting suatu proyek. Bagi Anda yang ingin membangun suatu proyek, maka rencanakanlah pembangunan proyek Anda secara rinci bersama konsultan perencanaan yang terpercaya.

5/5 - (11 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya

ITIL Service Design vs Service Design Thinking: Memahami Persamaan dan Perbedaannya

ITIL Service Design vs Service Design Thinking: Memahami Persamaan dan Perbedaannya

Tingkatkan Kualitas & Hemat Biaya: Manfaat ITIL Service Design

Tingkatkan Kualitas & Hemat Biaya: Manfaat ITIL Service Design

Panduan Lengkap: Proses ITIL Service Design

Panduan Lengkap: Proses ITIL Service Design

Mengenal ITIL Service Design: Strategi Perancangan Layanan IT

Mengenal ITIL Service Design: Strategi Perancangan Layanan IT

Jenis-jenis IT Governance Audit: Sesuaikan dengan Kebutuhan!

Jenis-jenis IT Governance Audit: Sesuaikan dengan Kebutuhan!

Panduan Lengkap: Proses IT Governance Audit

Panduan Lengkap: Proses IT Governance Audit

Hubungi Kami

Contact Us

Roni Sulistyo Sutrisno

Andrianto Moeljono

Erma Rosalina

Andriyanto Suharmei

Ajeng Diana Dewi Mursyidi

Membership

    Pendaftaran Komunitas

    Contact Us